5 Aplikasi Terbaik Belajar Coding Lewat Smartphone
Blog
October 14, 2022
Belajar coding lewat smartphone, mungkinkah? – Anonim
Dewasa ini banyak sanggahan sana sini yang kerap menyinggung bahwa untuk belajar coding itu perlu spesifikasi laptop atau PC yang mumpuni, RAM-nya minimal 8 GB ke atas, prosesor i7, harus SSD 500GB, dan lain sebagainya. Padahal instrumen untuk belajar coding sebenarnya tidak semewah itu, kenyataannya belajar coding bahkan bisa dilakukan melalui smartphone. Ya, kalian tidak salah baca, belajar coding lewat smartphone memanglah sangat memungkinkan, sekalipun untuk smartphone kentang yang hanya punya RAM 2 GB.
Lalu bagaimana cara belajarnya? \’Kan android enggak punya terminal? Hmm.. klasik, tentu yang dibutuhkan adalah sebuah aplikasi yang mampu merangkap kemampuan coding lewat smartphone. Simpel dan cerdas, dijamin! Sensasi yang didapatkan pun tak kalah dengan coding langsung di PC.
Nah, apa saja aplikasi-aplikasi tersebut, baca artikel ini baik-baik.
5 Aplikasi Terbaik untuk Belajar Coding Lewat Smartphone
Sololearn
TERBAIK OVERALL: 9/10
Sololearn adalah aplikasi belajar coding lewat smartphone yang berfokus pada praktik langsung serta mempunyai course untuk beberapa bahasa sekaligus. Metode yang digunakan dalam aplikasi Sololearn, yaitu memahami penjelasan, instruksi, dan contoh kemudian menjawab pertanyaan dan menyelesaikan kasus sederhana yang berkaitan dengan materi. Menurut penulis sendiri, secara menyeluruh aplikasi ini merupakan aplikasi terbaik untuk belajar coding lewat smartphone.
Kelebihan:
Bahasa yang diajarkan sangat bervariasi ada Python, C++, C#, HTML, CSS, SQL, PHP, Java, Swift, dan JavaScript.
Instruksi dan contoh yang diajarkan dapat diuji dan dipraktikkan langsung melalui code editor dan IDE yang tertanam di dalam aplikasi.
Menyediakan layanan gratis yang tidak mengurangi fitur dari layanan berbayar.
Rating memuaskan, 4.8 dari 552 ribu pengulas.
Mempunyai fitur komentar di setiap sub materi kursus sehingga para pengguna dapat langsung bertanya kepada pengguna lain serta melihat diskusi yang ada sebelumnya.
Menyediakan fitur komunitas untuk berdiskusi perihal materi dengan pengguna lain.
Memberikan sertifikat setiap kali menyelesaikan satu course.
Kekurangan:
Harga untuk langganan berbayar cukup mahal, yaitu Rp100.000/bulan dan Rp690.000/tahun.
Ada beberapa materi dan sub materi yang belum diperbarui dengan standard dari bahasa yang bersangkutan.
Kurikulum yang kurang memerinci pada bagian tertentu.
Untuk versi gratisnya terkadang ada pop-up iklan yang mungkin mengganggu.
Mimo adalah aplikasi belajar coding lewat smartphone yang berfokus pada pembelajaran web development dan python. Mirip dengan Sololearn, Mimo berfokus pada praktik langsung dengan kasus dan instruksi yang lebih simpel, tetapi juga lebih mendetail. Materi mengenai web development di Mimo sangat bagus dan lengkap, benar-benar cocok untuk siapa saja yang ingin belajar web development coding lewat smartphone.
Kelebihan:
Sangat cocok untuk web development, materinya mendetail dan luas.
Bahasa yang diajarkan meliputi HTML, CSS, JavaScript, dan Python.
Instruksi dan contoh yang diajarkan dapat diuji dan dipraktikkan langsung melalui code editor dan IDE yang tertanam di dalam aplikasi.
Menyediakan layanan gratis yang fiturnya tak kalah jauh dengan layanan berbayar.
Rating memuaskan, 4.9 dari 348 ribu pengulas.
Menyediakan fitur komunitas untuk berdiskusi perihal materi dengan pengguna lain.
Memberikan sertifikat setiap kali menyelesaikan satu course.
Versi berbayar yang cukup terjangkau, yaitu Rp319.000/lifetime.
Programming Hero adalah aplikasi belajar coding lewat smartphone yang berfokus pada pembelajaran secara interaktif yang melibatkan praktik langsung dengan pengguna. Programming Hero menghadirkan desain user interface yang unik bak sedang bermain game. Di aplikasi ini pengguna di-challange untuk menyelesaikan materi-materi di galaxy tertentu sebelum berpindah ke galaxy yang lain. Power spike dari Programming Hero adalah versi berbayarnya yang terbilang murah jika dibandingkan dengan kompetitornya sehingga menjadikan aplikasi ini sebagai aplikasi belajar coding lewat smartphone paling murahdan worth it.
Kelebihan:
Materi bervariasi, tidak hanya bahasa-bahasa pemrograman melainkan juga konsep beserta teori dalam programming pun bahasan-bahasan lain seperti robotic, crypto, blockchain, dan hacking.
Menyediakan course untuk framework seperti Django dan Bootstrap
Bahasa yang diajarkan meliputi HTML, CSS, JavaScript, Python, Java, C, dan C++.
Instruksi dan contoh yang diajarkan dapat diuji dan dipraktikkan langsung melalui code editor dan IDE yang tertanam di dalam aplikasi.
Menyediakan layanan gratis yang tidak mengurangi fitur dari layanan berbayar.
Rating memuaskan, 4.9 dari 41 ribu pengulas.
Menyediakan fitur komunitas untuk berdiskusi perihal materi dengan pengguna lain.
Memberikan sertifikat setiap kali menyelesaikan satu course.
Versi berbayar sangat terjangkau hanya Rp82.000/tahun dan Rp139.000/lifetime
Kekurangan:
Pembelajaran kurang fleksibel karena tidak bisa berganti materi dengan mudah
Membutuhkan resource tambahan untuk IDE yang instalasinya terkadang harus dilakukan secara manual.
Materi dan instruksi yang bisa dibilang kaku dan bertele-tele.
Enki adalah aplikasi belajar coding lewat smartphone yang berfokus pada pembelajaran self-learning, interaktif, dan pemaparan materi secara luas. Enki tak hanya menyediakan course bahsa-bahasa pemrograman saja, aplikasi ini pun menyediakan course data analysis, Linux, spreadsheet, git, Docker, dan blockchain. Aplikasi ini cocok untuk kalian yang ingin memperdalam kemampuan coding sekaligus belajar course lain yang berkaitan.
Kelebihan:
Materi bervariasi, tidak hanya bahasa-bahasa pemrograman melainkan juga konsep beserta teori dalam programming pun bahasan-bahasan lain seperti data analysis, security, Comp. Sci, Spreadsheets, dan blockchain.
Menyediakan course untuk framework dan teknologi lain seperti Airtable, Zapier, MongoDB, Regex, Webflow, Docker, Git, Linux, dan React.
Bahasa yang diajarkan meliputi HTML, CSS, JavaScript, Python, Java, SQL, Go, dan TypeScript.
Menyediakan fitur komunitas untuk berdiskusi perihal materi dengan pengguna lain.
Memberikan sertifikat setiap kali menyelesaikan satu course.
Versi berbayar yang cukup terjangkau, yaitu Rp40.000/bulan, Rp175.000/6 bulan, dan Rp190.000/tahun.
Kekurangan:
IDE dan code editor hanya bisa terbuka pada versi berbayar.
Margin dari versi gratis dan berbayar cukup besar.
Rating kurang memuaskan, 4.2 dari 21 ribu pengulas.
Programming Hub adalah aplikasi belajar coding lewat smartphone yang berfokus pada teori dalam setiap course-nya daripada praktik. Di Programming Hub, pengguna belajar mandiri dengan membaca materi-materi kemudian baru menjawab pertanyaan interaktif di akhir course. Kehebatan Programming Hub adalah course-nya yang bisa dibilang sangat banyak, meliputi dari bahasa-bahasa pemrograman framework, dasar-dasar pemrograman, dan lain-lain. Aplikasi ini cocok digunakan untuk para pengajar maupun programmer yang ingin memperdalam teori mereka.
Kelebihan:
Materi sangat bervariasi bahkan bisa dibilang lengkap, hampir setiap percabangan dari pemrograman diajarkan di sini, mulai dari data struktur hingga blockchain.
Menyediakan semua course untuk framework-framework terkenal seperti Angular, React, dan lain sebagainya.
Menyediakan semua course untuk bahasa-bahasa pemrograman terkenal, semuanya ada.
Rating memuaskan, 4.8 dari 162 ribu pengulas.
Memberikan sertifikat setiap kali menyelesaikan satu course.
Versi berbayar terjangkau hanya Rp389.000/lifetime, Rp140.000/bulan, dan Rp1.590.000/tahun
Kekurangan:
Instruksi dan contoh yang diajarkan tidak dapat diuji dan dipraktikkan karena tidak ada code editor dan IDE yang tertanam di dalam aplikasi.
Layanan gratis hanya terbuka untuk beberapa course saja.
Tidak menyediakan fitur komunitas untuk berdiskusi perihal materi dengan pengguna lain.
Course cenderung kurang interaktif karena tidak adanya praktik langsung.